Banda Aceh – Sebanyak 10 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Penerbangan Aceh akan terbar ke Amerika Serikat menjalani program magang di pabrik pesawat terbesar dunia, Boeing.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs. Laisani, MSi menyampaikan hal itu di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Ke-10 siswa SMK Penerbangan Aceh itu akan berangkat pada 24 Maret mendatang, menjalani prigram magang selama 2,5 bulan.

“Itu kesempatan bagi siswa SMK Penerbangan Aceh mengenal lebih dekat dengan pembuatan peawat terbang di pabrik utamanya,” kata Gubernur Irwandi Yusuf.

SMK Penerbangan Aceh didirkan pada 2010 telah menghasilkan lulusan sebanyak 360 orang. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Laisani mengatakan, lulusan tersebut saat ini bekerja di sejumlah maskapai dalam dan luar negeri.

“Dengan adanya lulusan-lulusan trampil itu, kelak di Aceh akan bisa dilakukan keeja merakit pesawat. Ini program yang sedang dirintis,” ujarnya.

Saat ini SMK Penerbang Aceh yang berada di Blang Bintang mendidik 350 siswa. Dari SMK itu diharapkan lahir generasi muda yang menguasai teknologi pembuatan pesawat terbang.

Sekarang ini sekolah tersebut memiliki program studi mesin, kerangka dan bodi pesawat, serta elektronik.

“Ini merupakan bagian dari impliementasi Aceh Carong,” ujar Kadis Pendidikan Aceh.

 

@aceh tribun