LANGSA  – Tiga dari lima orang imigran Rohingya asal Myanmar yang terdampar di peraiaran Aceh Timur, kini dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa, Kota Langsa.

Direktur RSUD Kota Langsa, dr Fardhiyani di Langsa, Jumat sore menuturkan, pihaknya telah menerima rujukan tiga warga Myanmar yang sebelumnya sempat ditangani secara medis oleh RSUD Zubir Mahmud di idi, Kabupaten Aceh Timur.

“Ya, ada warga negara Myanmar yang dirawat di RSUD Langsa. Mereka dibawa oleh pihak Imigrasi Langsa,” tutur Fardhiyani.

Disebutkan, ketiga etnis Rohingya tersebut menderita dehidrasi sehingga memerlukan perawatan hingga kondisi kesehatannya pulih kembali.

Sementara, Kantor Imigrasi Kelas II Langsa, Mirza Akbar mengatakan, pihaknya menjemput kelima orang etnis Rohingya yang diselamatkan nelayan Aceh Timur, untuk dilakukan pendataan terhadap warga negara asing yang berada di wilayah kerjanya.

Dua di antaranya, kata dia, saat ini berada di Kantor Imigrasi Langsa untuk dikarantina sementara, sedang, tiga lainnya dirujuk ke RSUD Langsa untuk mendapat perawatan medis.

Dikatakan, tiga orang yang berada di RSUD Langsa akan dibawa kembali ke Kantor Imigrasi Langsa ketika kondisi kesehatannya sudah kembali normal.

“Sementara dirawat guna memulihkan kesehatan, nanti akan dikarantina bersama dua lainnya,” sebut Mirza.

Menurut Mirza Akbar, pihak International Organization of Migration (IOM) telah menghubungi Kantor Imigrasi Langsa terkait keberadaan kelima etnis Rohingya asal Myanmar tersebut.

“Pihak IOM mungkin besok akan datang mendata imigran Rohingya dan bisa jadi akan dibawa ke Medan, Sumatera Utara, guna dilakukan karantina sementara disana,” paparnya.

Pantauan, tiga etnis Rohingya yang sedang dirawat di RSUD Langsa adalah Syamimah (25), Kamal Husen (8) dan Mominah (20).

Sedang, Umar Shidik (28) dan Muhammad Ilyas (33), saat ini berada di Kantor Imigrasi Kelas II Langsa.