LHOKSEUMAWE – Terhitung secara keseluruhan dari tahun 2005 hingga 2017, Dinkes Kota Lhokseumawe sudah menangani 43 kasus Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV) Human Immuno Deficiency Virus (AIDS) HIV/AIDS. Jumat 2 Maret 2018.

Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Lhokseumawe, Miswar menyebutkan, terhitung secara keseluruhan dari tahun 2005 hingga 2017, Dinkes Kota Lhokseumawe sudah menangani 43 kasus HIV/AIDS.

“Dalam tahun 2017 ada empat kasus, bulan Juni sendiri ada dua kasus, diantaranya terdapat di Kecamatan Muara Dua dan Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe,” sebutnya.

Miswar menambahkan, sejauh ini Dinkes Kota Lhokseumawe semakin gencar melakukan sosialisasi, kepada masyarakat, baik itu turun langsung ke tengah masyarakat maupun melalui puskesmas-puskesmas di empat Kecamatan di Lhokseumawe.

“Maksud dan tujuan dari sosialiasi ini adalah agar semakin adanya kesadaran dari masyarakat untuk memeriksa diri, bulan ini saja dua kasus HIV/AIDS ditemukan di Kecamatan berbeda,” katanya.

Miswar menambahkan, rata-rata usia yang terjangkit penyakit tersebut berumur 30 hingga 35 ke atas. Itu semua disebabkan karena tingkah laku dan gaya hidup.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, bagi yang rentan terhadap kasus HIV/AIDS ini, supaya dapat periksa diri ke layanan puskesmas terdekat yang sudah kita sediakan sarana dan prasarananya. Diantaranya Puskesmas Muara Dua, Muara Satu dan RS Kesrem,” sebutnya