ACEH TAMIANG – Terhitung  dari 2012 sampai 2017 sudah mencapai 60 orang di Aceh Tamiang yang terjangkit virus HIV/AIDS. Mereka yang terkena penyakit mematikan itu mulai dari orang dewasa sampai anak bayi.

‎”Kalau dihitung dari tahun 2012 sampai 2017 sudah mencapai 60 orang yang terjangkit virus mematikan itu,” ‎kata Sekretaris Dinkes Aceh Tamiang, Said Hanafiah, Kamis (1/3).

Menurut Said, korban yang terkena penyakit HIV/AIDS ‎tersebut disebabkan ada yang berprofesi sebagai Pekerja Sek Komersil (PSK), dan ada yang tertular dari jarum suntik impus seperti yang dialami salah seorang perawat di Aceh Tamiang ketika merawat penderita HIV dan akhirnya meninggal.

Selain itu, tambah Said, penyebabnya terjadi karena penularan ‎dari ibu ke bayi, ada juga mahasiswa yang terinfeksi penyakit tersebut.

“Secara umum, para korban yang terkena HIV/AIDS itu, tertular dari transeksual pada saat mereka merantau ke luar daerah dan begitu pulang ke Aceh Tamiang mereka sudah mengidap HIV,” ujarnya.

Dikatakan Said, Kabupaten Aceh Tamiang sangat rawan terhadap penderita HIV/AIDS, karena Aceh Tamiang berada di perbatasan Sumatera Utara yang dikenal dengan kawasan prostitusi bebas.