ACEH TAMIANG – Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap sembilan anggotanya, Selasa (20/3) di lapangan upacara Polres setempat.

Sembilan anggota yang diberhentikan ‎dengan tidak hormat tersebut yakni, Bripka MU, Brigadir HG, Brigadir SA, Brigadir HA, Brigadir WH, Brigadir BA, Briptu AS, Briptu ZI dan Briptu FH.

Mereka diberhentikan karena melanggar Pasal 7 Ayat (1) hurub b Perkab Nomor 14 Tahun 2011 tentang kode et‎ik profesi polri dan melanggar Pasal 14 Ayat (1) huruf a PP RI Nomor 1 Tahun 2003.

‎Kapolres dalam sambutannya mengatakan, selama dirinya berdinas di Polres Aceh Tamiang lebih kurang 5 bulan sudah dua kali meminpin upacara PTDH ‎terhadap anggotanya.

“Ini bukan satu prestasi, tapi ini merupakan peringatan bagi saya sendiri dan yang lainnya bahwa kita sejak dilantik menjadi anggota Polri sudah terikat dengan aturan, kode etik dan disiplin,” kata Kapolres.

Kapolres menuturkan, anggota Polri itu ‎mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali diatur dengan aturan.

“Selaku pimpinan, saya tidak sungkan-sungkan memberhentikan personil yang tidak mengikuti aturan, seperti tidak pernah masuk dinas lebih dari 30 hari, terlibat narkoba dan melakukan tindak pidana lainnya,” tegas Kapolres.

Karena kata Kapolres, Polisi itu ‎dipercayakan oleh negara sebagai aparat penegak hukum untuk menganyom dan memberikan tauladan yang baik kepada masyarakat, dan harus bertanggung jawab dengan tugas masing-masing.

Kapolres berharap, dengan dilaksankan upacara PTDH terhadap sembilan personil hari ini bisa menjadi peringatan atau pelajaran bagi personil lainnya supaya lebih baik dan loyal terhadap aturan yang berlaku, konsinten dan mempunyai integritas tinggi.

‎Kapolres juga berharap, semoga sembilan personil yang dilepas dari anggota Polri hari ini kedepan agar menjadi lebih sukses.

Dari sembilan anggota Polres Aceh Tamiang yang diberhentikan secara tidak hormat‎ tersebut, hanya satu yang mengikuti upacara pelepasan baju, sementara delapan lainnya tidak hadir.