IDI – Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Aceh Timur mengamankan tiga pick up pengangkut minyak mentah ilegal di lokasi terpisah di Aceh Timur. Lima pria juga ikut ditangkap karena membawa minyak tanpa dokumen dan izin sah tersebut.

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur AKP Erwin Satrio Wilogo mengatakan, satu mobil jenis L300 BK 9622 ND yang dikemudikan ED (30), warga Aceh Tamiang, ditangkap pada Senin, 1 Mei 2018 sekira pukul 17.00 WIB di Gampong Benteng, Kecamatan Ranto Peureulak.

“ES mengangkut 19 drum atau sekitar 4 ton minyak mentah,” kata Erwin.

Sementara dua mobil lainnya jenis Grand Max masing-masing BL 8414 DF dan BL 8155 KF yang di amankan di Gampong Beusa, Kecamatan Peureulak Barat.

Grand Max BL 8414 DF dikendarai oleh L (26) warga Aceh Timur dan kernetnya I (17). Mereka ditangkap pada Selasa, 2 Mei 2018 saat mengangkut minyak mentah ilegal sebanyak 11 drum dan 6 jerigen ukuran 35 liter.

Sementara Grang Max BL 8155 KF dikemudikan oleh S (22) dan kernetnya M (25), keduanya warga Aceh Timur. Mereka mengangkut 11 drum dan 2 jerigen ukuran 35 liter minyak mentah.

Erwin mengatakan, mereka disangka melanggar Pasal 53 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Dimana mereka diketahui mengakut minyak mentah tanpa izin usaha pengangkutan.