LHOKSEUMAWE – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Lhokseumawe, melakukan grand launching Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) terhadap sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Lhokseumawe dan sekitarnya, Kamis.

Grand launching GNNT terhadap SPBU yang ada di Lhokseumawe dan sekitarnya tersebut, ditandai dengan pembukaan pekan GNNT di SPBU yang dilakukan oleh Wakil Walikota Lhokseumawe Yusuf Muhammad dan sejumlah pihak terkait lainnya yang berlangsung di aula BI Lhokseumawe.

Setelah melakukan penandatanganan bersama pekan GNNT tersebut, acara selanjutnya dilakukan pengisian perdana secara resmi dengan menggunakan kartu pembayaran non tunai pada salah satu SPBU dipusat kota Lhokseumawe.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Lhokeumawe Yufrizal Jumat mengatakan, bahwa dengan pembayaran non tunai akan lebih memudahkan bagi masyarakat dalam mengisi BBM di SPBU. Karena selain tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah banyak, juga aman dari segala resiko kejahatan seperti perampokan, pencurian dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, berdasarkan hal tersebut, Bank Indonesia terus berinisiatif untuk mendorong penggunaan instrumen non tunai dalam pembayaran. Dimana sebelumnya, telah dilakukan di sejumlah warung kopi dalam wilayah Kota Lhokseumawe, maka sekarang dilakukan di 8 SPBU yang ada di Lhokseumawe dan sekitarnya.

“Jika dalam dua tahun terakhir, kami telah mendorong perbankan untuk menyediakan infrastruktur pembayaran non tunai di warung-warung kopi agar menerima pembayaran secara non tunai, kali ini kami dengan menggandeng Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Pertamina melakukan implementasi GNNT di SPBU wilayah Kota Lhokseumawe dan sekitarnya dalam wujud `Pekan Gerakan Nasional Non Tunai :Ayo Bayar Secara Non Tunai,”ungkap Yufrizal.

Pihaknya juga berharap, dengan adanya Pekan Gerakan Nasional Non Tunai, yang dicanangkan oleh BI Lhokseumawe, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembayaran non tunai dan manfaatnya sehingga masyarakat tidak lagi enggan melakukan transaksi secara non tunai, pungkasnya.

Salah seorang konsumen yang ingin mengisi BBM dengan mengunakan kartu non tunai, Suherman, mengaku lebih aman mengunakan kartu non tunai karena tidak perlu membawa uang dalam jumlah banyak akan tetapi cukup dengan mengunakan kartu dimaksud.

Sementara itu, dalam pekan GNNT di SPBU yang berlangsung hingga 8 Juni tersebut di wilayah Lhokseumawe, kepada masyarakat yang menggunakan motor dan mengisinya minimal Rp 20 ribu dengan menggunakan kartu non tunai akan mendapatkan satu botol minuman. Sedangkan bagi pengendara mobil yang mengisi minimal Rp 100 ribu dengan mengunakan kartu non tunai juga akan mendapatkan hadiah minyak goreng. Hadiah tersebut hanya diberikan selama pekan GNNT di SPBU saja.

Sumber : antara.com