ACEH UTARA – Bidan PTT Gampong Mesjid Pirak, Kecamatan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara Diduga menggelapkan Dana Posyandu yang bersumber dari dana desa tahun 2016 sampai dengan 2017 sebesar Rp 20.256.000. Minggu 29 April 2018.

Anggaran yang bersumber dari dana desa tersebut diperuntukkan untuk meningkatkan gizi balita, seperti pemberian susu SGM, Roti SUN, Telur Ayam, dan kacang hijau. Akan tetapi realisasinya tidak pernah diberikan kepada balita setempat.

Balita di Gampong Mesjid Pirak, Kecamatan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara tidak pernah mendapatkan bantuan tersebut disaat kegiatan Posyandu. Realisasinya hanya di berikan satu bungkus biskuit mari susu bukan merek yang tertera di RAB.

Tahun 2016 Gampong Mesjid Pirak, Kecamatan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara mengucurkan anggaran dana desa untuk kegiatan Posyandu sebesar Rp. 15.132.000. Kemudian di tahun 2017 dikucurkan kembali sebesar Rp 5.124.000.

Masyarakat setempat meminta kepada pihak penegak hukum untuk dapat menyelidiki kejanggalan penggunaan anggaran yang bersumber dari dana desa untuk gizi balita.

Bidan PTT pengolola Dana Posyandu Amna, menolak di konfirmasi, bahkan dirinya mengusir dan membentak-bentak wartawan.

Reporter : Zulkifli