ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Hasballah HM. Thaib atau disapa akrab Rocky mengajukan surat jaminan penangguhan penahanan kepada Polres Aceh Timur terhadap empat orang yang ditahan terkait ledakan sumur minyak pada Rabu (25/4) lalu di Desa Pasir Putih Ranto Peureulak.

“Jaminan penangguhan penahanan telah kami ajukan mudah-mudahan oleh penyidik dapat mengabulkannya,” Kata Bupati Aceh Timur Rocky, Rabu (2/5).

Lebih lanjut Rocky mengatakan, penangguhan penahanan tersebut diajukan karena salah satu saksi yang ditingkatkan statusnya menjadi tersangka merupakan keuchik (kepala desa), selain itu juga ada ketua pemuda dan dua warga Desa Pasir Putih yakni lokasi terjadinya ledakan tersebut.

“Banyak persoalan di desa yang harus diurus oleh kepala desa, seperti laporan pertanggujawaban Alokasi Dana Gampong (ADG) dan administrasi lain yang tidak boleh diwakili. Maka, kami mengajukan jaminan penangguhan penahanan terhadapmereka,” jelasnya.

Ia juga berharap dukungan dari pihak keluarga sehingga proses hukum yang dilakukan oleh pihak penyidikan tidak mengalami hambatan.

Sementara itu, untuk data dari BPBD Aceh Timur yang disampaikan oleh Bagian Humas Sekdakab Aceh Timur pada Rabu (2/5) merincikan jumlah korban yang meninggal dunia 22 orang, 36 orang kritis, dan lima unit rumah ludes terbakar serta 483 orang mengungsi akibat insiden tersebut.