BANDA ACEH – Seorang pasien yang mengalami koma di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh diduga dipaksa pulang oleh pihak manajemen rumah sakit itu, kabar itu pun beredar cepat melalui Whatsapp dan facebook, Rabu (21/2) malam.

Berdasarkan informasi yang beredar, pasien tersebut berinisial MN, dia dirawat dalam ruang inap Aqsa 1 rumah sakit tersebut.

Anak pasien, Nandi membenarkan, orang tua laki-lakinya itu saat ini memang sedang dirawat di RSUZA karena mengalami koma, namun pihak manajemen rumah sakit beranggapan dan mengatakan bahwa pasien harus didata ulang sehingga harus dipulangkan besok, Kamis (22/2) setelah dilakukan pencucian darah.

“Besok rencana mau dipulangkan, alasannya mau didata ulang, ayah koma, kalau kayak gini gimana ngak keberatan, katanya besok habis cuci darah baru boleh pulang,” kata Nandi kepada wartawan saat ditemui di rumah sakit.

Nandi mengaku belum mengetahui apa alasan lain sehingga ayahnya harus dipulangkan dalam kondisi koma, karena memang pihak rumah sakit hanya menjelaskan masalah ini kepada ibunya. Namun ia hanya melihat ada beberapa orang yang masuk kedalam ruang termasuk yang bertugas di ruang kamar itu.

“Saya tidak alasannya kenapa, kerena ngomong sama mamak langsung, ada beberapa yang masuk ruang, yang pegang ruang kamar juga masuk,” ujarnya.

Nandi menyebutkan, orang tuanya berobat ke rumah sakit itu menggunakan askes. “berobat pakek askes,” sebutnya.

Nandi mengaku sangat kecewa atas persoalan tersebut, hal itu karena kondisi ayahnya yang  masih koma dan tidak bisa berbuat apapun sama sekali.

“Kecewa lah, ayah koma, sedangkan yang sebelah kamar saja masih bisa main Hp, tapi ngak disuruh pulang, ini yang sudah koma, yang tidak bisa apa-apa disuruh pulang,” imbuhnya.

Hingga berita diturunkan belum mendapatkan konfirmasi dari pihak manajemen rumah sakit perihal bagaimana persoalan tersebut sebenarnya.

Informasi beredar dari Humas setempat, terkait masalah tersebut, pihak manajemen rumah sakit akan mengadakan pertemuan untuk menjelaskan masalah yang sudah berkembang ini.