Pria paruh baya yang diduga gelandangan atau tuna wisma asal Siantar, Medan, Sumatera Utara ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di salah satu rumah kosong di Gampong Reudeup, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Sabtu, 18 November 2017 pukul 09.00 WIB. Diperkirakan, korban meninggal karena sakit.

“Pria yang tidak diketahui nama dan identitas pastinya itu sudah dua pekan lebih berada di lokasi. Warga setempat biasanya mengantarkan makanan, tapi terkadang ia tidak mau makan. Jika diajak berbicara bahasa Aceh, pria itu hanya diam. Saat ditanyakan warga dengan Bahasa Indonesia, asalnya dari mana, pria itu bilang dari Siantar, tapi ia tidak pernah mau menyebutkan namanya,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kapolsek Lhoksukon AKP Teguh Yano Budi.

Teguh mengatakan, korban itu diketahui telah terbujur kaku saat M Nasir, 30 tahun, warga setempat mengantarkan makanan.

“Pria itu ditemukan di atas lantai rumah dengan kondisi sudah meninggal. Rumah kosong itu milik Sulaiman, 27 tahun, pedagang. M Nasir melaporkan kejadian itu ke geuchik yang diteruskan ke Polsek. Saya bersama anggota langsung turun ke lokasi. Kuat dugaan ia meninggal karena sakit,” ungkap Teguh.

Saat ini jasad telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Mutia, di Buket Rata, Lhokseumawe.

“Pasca ditemukan, jasad korban telah dibawa ke RSUD Cut Mutia guna divisum. Kita harapkan pihak keluarga jika mengetahui kabar ini dapat menjemput jasad korban di rumah sakit,” pungkas AKP Teguh. (psc)