BANDA ACEH — Pemain asal Cile, Cristian Alejandro Gonzalez akan hadir ke Banda Aceh, Sabtu (24/2), untuk bergabung bersama Aceh United yang bersiap-siap menghadapi kompetisi Liga 2. Pelatih Aceh United Simon Elisstche menyatakan, Gonzalez merupakan satu di antara tiga legiun asing, yaitu Kpefua “Osas Saha” Marvelous dan Godstime “Olisa” Ouseloka Egwuatu yang saat ini sedang mengurus naturalisasi.

Manajemen Aceh United saat ini sedang mengurus naturalisasi. Proses perubahan status kewarganegaraan legiun asing itu menjadi warga negara Indonesia (WNI) masih di Kemenkumham. Jika beres, diharapkan pemain itu nantinya bisa memperkuat tim berjuluk Laskar Iskandar Muda ini.

Simon Elisstche menyatakan, Gonzalez merupakan pemain berkualitas dan memiliki teknik yang tinggi. Mantan pemain Huachipato dan Everton di Liga 1 Chile tersebut merupakan striker yang berpengalaman dan punya teknik tinggi.

Elisstche melanjutkan, kehadiran pemain yang memulai debut di tim nasional (timnas) junior Cile ini tentu akan membantu mempertajam lini depan Aceh United.

Pelatih asal Cile ini menyadari, usia Gonzalez tidak muda lagi yakni lebih dari 30 tahun. Namun ia memastikan Gonzalez sarat pengalaman. “Jadi, bagi pemain muda bisa belajar dari dia,” ujarnya.

Menurut Elisstche, dalam sebuah tim sangat penting ada pemain berpengalaman. “Itu yang kami masih kurang, dengan kehadiran Christian Alejandro Gonzalez dan Osas Saha pengalamannya sudah terjamin,” jelasnya.

Elisstche mengatakan, Gonzalez pernah menjadi pemain asing di Semen Padang, PSMS Medan, Pelita Jaya, Persiku Kudus, dan Persisko Jambi. “Dua tahun terakhir ini, 2016-2017, dia (Gonzalez) main di Assalam FC, Timor Leste,” jelas pelatih yang pernah menangani PSSB Bireuen dan tim junior Aceh alumni Paraguay ini.

Sebelumnya, Presiden Aceh United HM Zaini Yusuf mengatakan, pihaknya sedang mengurus Olisa dan Osas Saha asal Nigeria serta Gonzalez asal Cile agar menjadi WNI di Kemenkumham. “Kalau mereka berhasil saya urus, maka ketiganya akan main di Aceh United,” ujarnya.

Zaini memprediksi kemungkinan berhasil sangat besar karena ketiganya sudah memenuhi syarat untuk menjadi WNI. “Mereka sudah menikah dengan wanita Indonesia, mempunyai anak, dan sudah tinggal di Indonesia lebih 10 tahun,” jelas mantan pemain tim PON Aceh 1993 ini.