ACEH TAMIANG – Polisi Sektor Seruway menangkap seorang warga Dusun Pelita, Kampung Sukaramai Satu, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, berinisial RO (24) pada Minggu (29/4) malam, sekitar pukul 21.30 WIB.

RO ditangkap atas dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap pacarnya yang berstatus anak di bawah umur.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian melalui Kapolsek Seruway Ipda Muhammad Rizal, Senin (30/4) mengatakan, pelaku ditangkap berdasarkan laporan orang tua korban.

Kronologi kasus tindak pidana persetubuhan tersebut terjadi pada Senin 15 Januari 2018 lalu. Waktu itu korban sebut saja namanya Bunga (17) yang juga warga Kampung Sukaramai Satu, diajak oleh pelaku pergi jalan-jalan ke rumah kakak pelaku di daerah Perapen.

Saat dalam perjalanan, pelaku membelokkan kendaraannya ke rumah kosong di Dusun Mulia, Kampung Sukaramai Satu, lalu pelaku membujuk korban untuk melakukan hubungan badan‎.

“Pelaku berjanji akan menikahi korban, dan korban pun menuruti permintaan pelaku sehingga terjadi hubungan badan layaknya suami-istri di rumah kosong tersebut,” kata Kapolsek.

Ironisnya, kata Kapolsek, setelah melakukan hubungan badan, pelaku tidak menepati janjinya untuk menikahi korban. Pelaku malah sempat merantau ke Pekan Baru dan meninggalkan korban dengan kondisi hamil.

“Parahnya lagi, pelaku tidak mengakui anak yang dikandung korban adalah hasil hubungan gelap mereka,” tambah Kapolsek.

Tak terima terhadap pelaku yang tidak ingin bertanggung jawab, korban memutuskan melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya kepada orang tua. Mendapat pengakuan tersebut, ibu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Seruway.

“Berdasarkan laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Seruway langsung menangkap pelaku saat berada di rumahnya,” sebut Kapolsek.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka saat ini telah diamankan di Polsek Seruway guna proses hukum lebih lanjut.