Pasukan pendudukan Israel, menangkap beberapa warga yang melakukan panggilan sahur di Kota Tua Yerusalem, dengan alasan bahwa mereka mengganggu para permukim di daerah itu.

Menurut Palestinian Information Center, penahanan ini dilakukan hanya dalam waktu 24 jam, setelah sebelumnya beberapa orang lainnya juga ditangkap, karena berkeliling mengumandangkan panggilan sahur di wilayah Yerusalem yang diduduki.

Dilansir dari Middle East Monitor, para pemanggil sahur biasanya beraktivitas selama bulan Ramadan dengan sengaja melewati di jalan-jalan sebelum subuh untuk membangunkan umat Muslim, agar makan sebelum waktu puasa dimulai.

Sama seperti di Indonesia, maupun negara-negara dengan mayoritas Muslim lainnya, Palestina juga memiliki tradisi membangunkan sahur yang telah dilakukan selama berabad-abad. Biasanya pemuda Palestina berkeliling membangunkan sahur, dengan menabuh drum atau peralatan lain yang mengeluarkan bunyi.

Namun, Israel telah berulang kali mencoba menghapus maupun menekan budaya dan tradisi Muslim Palestina dari Yerusalem, dalam upaya untuk mengklaim kota Yerusalem sebagai milik Israel sepenuhnya.