Jenazah Ahlul Zikri (24), TKI asal Aceh yang meninggal akibat kecelakaan saat sedang bekerja di daerah Tanjung Lumpur, Kuantan, Malaysia, Sabtu 18 November 2017 lalu tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Rabu (22/11/2017) pukul 09.36 WIB.

Ahlul Zikri adalah warga Cot Tufah, Gandapura Kabupaten Bireuen yang meninggal dunia akibat terjatuh ke dalam sungai saat bekerja membuat jembatan.

Tiba di Bandara lnternasional Sultan Iskandar Muda, jenazah disambut langsung oleh Kepala Dinas Sosial Aceh Alhudri bersama rombongan, utusan Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman atau Haji Uma, pihak keluarga dan Keuchik Gampong Tufah, M. Nasir

Kepada keluarga, Alhudri mengatakan ikut belasungkawa atas musibah yang menimpa almarhum, untuk itu dia meminta agar keluarga tabah seraya berharap agar kejadian seperti ini tidak lagi terulang kepada anak Aceh yang lain.

“Mohon dihimbau juga kepada anak Aceh yang ada di Malaysia atau yang masih di Aceh agar bekerja sajalah di Aceh, nggak usah jauh-jauh ke Malaysia, ” katanya.

Sebab, katanya, jika bekerja di Aceh masih bisa bercengkrama dengan keluarga dan masih ada yang jenguk saat sakit.

Alhudri juga meminta maaf pada pihak keluarga, karena dirinya tidak bisa ikut mengantarkan langsung jenazah ke rumah duka.

“Seharusnya saya ikut seperti selama ini, namun karena ada rapat saya terpaksa tidak ikut, ” katanya.

Mewakili Alhudri, jenazah akan diantar oleh Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Dinas Sosial Aceh , Rohaya Hanum bersama anggota.

Sementara itu pihak keluarga, Azizah yang merupakan kakak ipar dari almarhum sangat berterimakasih kepada pihak yang telah membantu kepulangan jenazah adiknya ke Aceh.

“Kami dari keluarga sangat berterimakasih kepada Pak Kadis dan Haji Uma dan semua pihak yang telah membantu kepulangan adik kami, sehingga jenazah adik kami tiba di Aceh.

Untuk diketahui, almarhum merupakan TKI dengan status dokumen legal yang bekerja di sebuah perusahaan konstruksi di Malaysia sejak lima tahun lalu. (atc)