LHOKSEUMAWE – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe, kembali merampungkan berkas kasus korupsi bantuan ternak bersumber dari APBK Kota Lhokseumawe tahun 2014 dengan nilai Rp 14,5 miliar. Hari ini, berkas tersebut akan kembali dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) kota setempat.

“Benar, nanti sekitar pukul 14.00 WIB akan kita limpahkan berkasnya ke Jaksa, setelah dua bulan yang lalu dikembalikan karena berkasnya belum lengkap,” kata Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu, Rabu (21/3).

Untuk diketahui, sebelumnya, Kejari Lhokseumawe mengembalikan berkas perkara tahap awal kasus korupsi bantuan ternak bersumber dari APBK Kota Lhokseumawe tahun 2014 dengan nilai Rp 14,5 miliar untuk dirampungkan kembali oleh penyidik Reskrim Polres Lhokseumawe.

“Dimana dalam berkas yang dikembalikan pihak kejaksaan ada beberapa berkas lagi yang akan kita rampungkan nanti. Sejauh ini kasus korupsi ternak sapi tersebut sudah pada tahapan P 19,” ujar Budi Nasuha.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sat Reskrim Lhokseumawe akhirnya menetapkan dua tersangka dalam kasus korupsi bantuan ternak yang bersumber dari APBK tahun 2014 Kota Lhokseumawe dengan nilai Rp 14,5 miliar. Pada tahap awal berkas kedua tersangka sudah dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan Lhokseumawe.

Kedua tersangka yakni IM, selaku Penjabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan DH, Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian (DKPP) Lhokseumawe, dengan kerugian negara Rp 8.168,730.000 juta.

 

 

Sumber: ajnn