Ketua Umum GK Jokowi Aceh Husaini Setiawan

Aceh Utara – Koperasi Wareh Nanggroe memasarkan produksi souvenir Aceh berupa tas bordir menembus pasar Internasional Amerika Serikat, dengan ikatan kontrak untuk tahun 2018-2019 sebesar Rp 9 Milyar Rupiah atau setara dengan $700.000.

Perdagangan usaha tas bermotif pintu Aceh ke Amerika Serikat berkat kegigihan seorang pengusaha muda Aceh Ikhsan, dirinya telah berasil mendongkrak produk home industri tas souvenir Aceh.

Selain menjual souvenir Aceh lewat media online pihaknya juga telah memiliki toko di Amerika dengan nama Sanjo Bags dibawah binaan CV. Diwana Sanjaya Aceh Indonesia anak dari koperasi wareh nanggroe. Pihaknya juga telah melakukan kontrak dengan perusahan Kenco Industries us. Inc.

Produk usaha tas bermotif pintu aceh memiliki beberapa ukuran dan bermacam jenis dan merek yang dipasarkan di Amerika antara lain large sanjo, medium sanjo travel, small sanjo trevel, Aceh Backpack, jacaranda, clutch purse wallet, Cutesy Purse, Large Sanjo Pet, Medium Sanjo Pet.

Ketua harian Koperasi Wareh Nanggroe Husaini Setiawan yang juga Ketua Kadin Kota Lhokseumawe meminta kepada mentri perindustrian dan perdangan Republik Indonesia untuk ikut membantu memasarkannya produksi home industri souvenir Aceh tersebut secara nasional dan internasional karena karena kualitas sudah menjamin dan tenaga kerja sudah tersedia dengan skil profesional.

“Selama ini kita melihat negara telah menghamburkan uang untuk sektor perdagangan, tetapi hasilnya nol persen yang berjalan, sehingga ekonomi indonesia jalan ditempat,” ucapnya Husaini Setiawan yang juga Kader PDIP Lhokseumawe

Sementara itu Husaini yang juga Ketua Umum Relawan GK Center Jokowi Propinsi Aceh dirinya meminta kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah turut membantu memasarkan produksi home industri untuk meningkatkan perekonomian masyarakat kecil dalam menciptakan lapangan kerja.

Ketua Koperasi Wareh Nanggroe mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang telah ikut mendukung memberi dukungan tampa batas, sehingga kami bisa memasarkan tas souvenir Aceh ke dunia Internasional

“Surat dukungan tersebut telah kita dikirimkan kepada menteri perdagangan, mentri dalam negeri dan luar negeri,” ucapnya.