TAKENGON – Komisioner Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Tengah akan menempuh jalur hukum terhadap Ilhamuddin, S.Hut anggota DPRK dari Partai Amanat Nasional (PAN) karena dianggap menyalahgunakan data yang dimiliki oleh KIP Aceh Tengah.

KIP Aceh Tengah menuding data yang disalahgunakan oleh Ilhamuddin adalah data himbauan kepada panitia perekrutan di kecamatan agar menghubungi nama-nama beberapa komisioner dan pegawai KIP yang menjadi panitia di tingkat kabupaten.

Ketua KIP Aceh Tengah saat dikomfirmasi Wartawan menjelaskan data tadi disalah gunakan oknum DPRK tersebut adalah karena adanya kalimat “Kalau saudara ingin lulus ujian seleksi untuk PPS maka lobi nama yang tersebut di bawah…pasti lulus,” yang ditulis oleh oknum anggota DPRK, Ilhamuddin, S.Hut di dinding Facebook miliknya, seperti yang diterima wartawan dari Sofyan Sekretaris KIP, sore (16/2) melalui media WA.

Marwansyah mengatakan data yang mereka edarkan melalui grub WA hanya untuk memudahkan koordinasi antara KIP dan petugas yang ada di kecamatan.” Kami sebagai penyelenggara pemilu tentu mempunyai kesibukan yang amat sangat dan untuk memudahkan koordinasi pihak kami membuat satu grub WA,” jelasnya.

Postingan yang ditulis oleh Ilhamuddin sempat “mengudara” beberapa jam, dan kemudian “menghilang”, entah karena mendapat teguran dari pihak lain atau inisiatif sendiri untuk menghapus.

“Kami melihat postinganya memang sudah tidak ada, walau begitu perlu klarifikasi, karena ini terkait dengan lembaga KIP “tegas Marwansyah.

KIP Aceh Tengah, kata Marwansyah merasa dirugikan dengan postingan Ilhamuddin di dinding Facebooknya tersebut dan pihaknya akan berupaya menempuh jalur hukum”Kami akan menempuh jalur hukum, karena pihak kami merasa dirugikan” ujar Marwansyah.

Sementara itu, Ilhamuddin, saat dikomfirmasi wartawan mempersilahkan dirinya digugat, dan mengatakan dirinya mempunyai bukti permainan dalam perekrutan PPS di lembaga KIP tersebut. “Saya punya bukti-bukti dan ada upaya mengiring (perekrutan) ke salah satu partai. “Silakan gugat, saya punya bukti,” tantang Ilhamuddin.