Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh mengamankan seorang mahasiswa diduga “spesialis” pencuri dompet di Kompleks Kampus UIN Ar Rarniry, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Kamis, 23 November 2017. Dari mahasiswa berinsial, AB, 21 tahun, asal Kecamatan Kluet, Aceh Selatan, itu polisi mengamankan barang bukti dompet hasil curian dalam jumlah banyak.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol. T. Saladin melalui Kasat Reskrim AKP M. Taufik mengatakan, AB sudah menjadi target penangkapan berdasarkan laporan dari masyarakat pada LPB/654/XI/2017/SPKT tanggal 20 November 2017 dan LPB/662/XI/2017/SPKT tanggal 23 November 2017.

“Pelaku diduga keras telah melakukan tindak pidana pencurian yang dilakukan secara berulang-ulang di kawasan Kopelma (Kompleks Pelajar dan Mahasiswa) Darussalam UIN Ar Rarniry dan Unsyiah,” ujar Taufik dikonfirmasi, Jumat, 24 November 2017.

Taufik kemudian menjelaskan kronologi penangkapan AB yang sudah menjadi target operasi. Selain berdasarkan laporan mengenai sering terjadinya pencurian di kawasan tersebut, kata dia, aksi AB juga sempat terekam CCTV di salah satu tempatnya beraksi.

“Setelah melihat rekaman dari CCTV, kemudian anggota Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan penyelidikan dan tim mendapat informasi perihal keberadaan pelaku sedang berada di Perpustakaan Kampus UIN Ar Rarniry,” kata Taufik. “Setelah memastikan wajah pelaku memang yang terekam di CCTV tersebut, pelaku langsung diamankan,” ujarnya.

Menurut Taufik, berdasarkan hasil pemeriksaan, AB mengaku sudah melancarkan aksinya sebanyak 13 kali, yang semuanya dilakukan di kawasan Kampus UIN Ar Rarniry dan Unsyiah. Barang hasil curian yang berhasil diamankan, di antaranya sebuah dompet berisi uang Rp50 ribu dan uang dari ATM Mandiri yang berhasil dibobol oleh AB  Rp1 juta, sebuah dompet berisi uang Rp100 ribu dan uang dari ATM Bank Aceh yang dibobol Rp1,2 juta, sebuah dompet/tempat pensil berisi ATK, sebuah dompet berisi uang Rp200 ribu, sebuah tas berisi cermin, sebuah dompet berisi uang Rp130 ribu dan sebuah HP, sebuah dompet berisi uang Rp250 ribu, sebuah dompet berisi uang Rp170 ribu, sebuah dompet kosong, sebuah tas dan uang dari ATM Rp100 ribu, dan sebuah tas berisi buku.

“Saat ini, pelaku berikut barang bukti dibawa dan diamankan ke Polresta Banda Aceh guna dilakukan proses lebih lanjut,” ujar Taufik. (psc).