ACEH TAMIANG – ‎Warga Dusun Jawa Kampung Rantau, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang berinisial RW (41), ditangkap Polisi Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tamiang. ‎RW ditangkap karena telah melakukan cabul terhadap keponakannya sendiri sebut saja namanya Bunga (12).

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Ferdian Chandra, Jum’at (6/4)‎ malam mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan berdasarkan laporan orang tua korban.

Menurut laporan TA (34), ibu korban, ‎mulanya ia merasa curiga dengan anak gadisnya yang kondisinya lesu dan terdiam tidak seperti biasanya. Karena curiga, ibunya kemudian menanyakan apa yang terjadi dengan korban. ‎Saat ditanya, korban sempat tidak memberi tahu ibunya peristiwa yang dialaminya.

“Namun setelah beberapa menit, akhirnya korban menceritakan kepada ibunya bahwa telah disetubuhi oleh Pak Cik nya sebanyak tiga kali,” kata Kasat Reskrim.

‎Perbuatan bejat tersebut dilakukan di rumah nenek korban, dan di rumah korban saat ibu korban tidak ada di rumah.

“Tak terima anaknya dinodai, orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Aceh Tamiang,” ujar Kasat Reskrim.

Menerima laporan tersebut, sambung Kasat, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Aceh Tamiang yang dipimpin oleh Kanit Opsnal Ipda Prawira Wardany langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Alhasil, tersangka ditangkap saat berada di Gang Rukun Kampung Bukit Suling, Kecamatan Rantau pada Kamis (5/4), malam sekitar pukul ‎23.30 WIB,” ungkap Kasat Reskrim.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Aceh Tamiang. Tersangka ‎akan dijerat dengan Pasal 82 Jo 81 UU RI. No,35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.