Takengon – Ratusan umat Islam dari berbagai elemen masyarakat di Aceh minta pihak berwajib agar Sukmawati Sukarnoputri diadili, karena puisi “Ibu Indonesia” yang dibacakannya melecehkan Agama Islam.

Permintaan tersebut disampaikan ratusan umat Islam pada Aksi Bela Islam di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat, yang juga diikuti para mahasiswa.

Aksi ini menyuarakan tuntutan terkait puisi “Ibu Indonesia” yang dibacakan Sukmawati di acara Peringatan 29 Tahun Anne Avantie Berkarya yang dinilai melecehkan Syariat Islam.

Koordinator aksi, Julian Binasco menyuarakan sejumlah poin tuntutan yang diantaranya meminta Sukmawati segera diadili.

Massa juga meminta agar Menteri Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak membela pelaku penista agama dan mampu bersikap tegas dalam hal ini.

Penanggungjawab aksi, Kurnia Gading, sebelumnya menyampaikan bahwa aksi tersebut turut mengajak seluruh umat Islam di Kabupaten Aceh Tengah dengan menyebarkan undangan terbuka melalui media sosial.

“Menyikapi puisi Sukmawati Soekarno Putri yang telah melakukan penistaan terhadap agama Islam, maka kita mengadakan aksi bela Islam ini dan turut mengundang seluruh kaum muslimin,” tutur Kurnia Gading.

Massa menggelar aksi ini usai ibadah Sholat Jumat dengan berkumpul di halaman Masjid Agung Ruhama Takengon, lalu melakukan long march menuju Tugu Simpang Lima Takengon dan berorasi di sana menyuarakan tuntutan mereka di depan umum.