BANDA ACEH – Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Aceh telah merilis data daerah yang memiliki angka tertinggi atas penyakit Tuberkulosis (TB) atau paru, untuk wilayah Aceh sendiri mempunyai 7523 kasus.

Ketua Pokja Tuberkulosis PDIP, Dr Erlina Burhan mengatakan, dari total tersebut, Kabupaten Aceh Utara menjadi daerah tertinggi terserang penyakit TB, dimana mencapai 1527 kasus. Sementara daerah terendah diperoleh Kota Sabang.

Kata Erlina, angka tertinggi ini dilihat berdasarkan hasil pencarian informasi dari petugas kepada warga di daerah masing-masing secara bertatap muka, dalam hal ini petugas di Aceh Utara termasuk yang paling rajin melakukan pendataan tersebut.

“Aceh Utara 1527 kasus TB, terendah di Sabang hanya 47, itu karena rajin mencari informasi masyarakat yang terkena TB,” sebut Erlina Burhan dalam jumpa pers pada kegiatan Pertemuan Ilmiah Respirasi Aceh (PIRA) IV, Sabtu (7/4).

Erlina menyampaikan, penyakit TBC di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, bahkan mencapai sejuta lebih. Namun, kata dia, penyakit ini bisa disembuhkan dengan catatan jangan berhenti berobat sesuai saran dari dokter.

“Jangan baru dua bulan minum obat dianggap sembuh, obat harus terus diminum hingga 6 bulan, sampai benar-benar sembuh, karena putus obat sebelum sembuh itu sangat bahaya,” ujarnya.

Hal senada juga diutarakan Ketua PDPI Aceh, Teuku Zulfikar menyebutkan dalam peringkat dunia, Indonesia mendapatkan posisi ke 2 atas kasus TB, dan berdasarkan data nasional tahun 2016 menunjukkan Aceh bertahan diperingkat ke-12 sebagai daerah yang memiliki kasus tersebut.

“Aceh menduduki urutan ke 12 dari 34 provinsi di Indonesia, sedangkan posisi pertama masih diperoleh DKI Jakarta,” tuturnya.

T Zulfikar menjelaskan, Indonesia memiliki 3 permasalahan terkait penyakit TB, yaitu TB itu sendiri, TB multidrug- resistant (MDR) atau kebal obat serta TB dengan infeksi human immunodeficiency virus (HIV).

Karena itu, lanjutnya, para dokter paru di Indonesia akan terus berjuang untuk membantu meningkatkan notifikasi kasus TB dalam rangka mencapai cita-cita eliminasi dan eradikasi TB.

Zulfikar berjanji, PDPI Aceh berkomitmen untuk berperan aktif penanggulangan penyakit respirasi masyarakat Indonesia seperti halnya TB.

“PDPI Aceh akan terus maju bersama mendukung pemerintah dalam mencapai Indonesia bebas TB 2035,” imbuh Zulfikar.