Lhokseumawe – Riza Musni mantan Direktur Akkes Aceh Utara yang baru diganti meminta pergantian Direktur Akademi Kesehatan (AKKES) Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk dikaji ulang agar tidak terjadi polimik dikalangan mahasiswa. Jumat 23 Maret 2018.

“Proses pergantian pimpinan merupakan hal yang lazim terjadi dan tidak mungkin diintervensi karena hak penuh dari Pemerintah dan diatur dalam aturan yang berlaku” kata Riza.

Lanjutnya, sesuai aturan dalam satu periode kepemimpinan di Perguruan Tinggi (Akademi) Yaitu 4 tahun, Maka Dalam hal ini Pemerintah Aceh Utara telah memberikan kepercayaan Kepada dirinya sejak 23 Mei 2013 Hingga 20 Maret 2018, Disini jabatan saya di Akademi sudah lebih dari 4 (Empat) Tahun (4 tahun 10 bulan), Maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi.

“Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih kepa4d Pemkab Aceh Utara yang telah memberikan kepercayaan kepada saya hampir 5 tahun memimpin Akkes,” paparnya.

Sementara itu dirinya mengatakan, persoalan mutasi tersebut menurut hematnya tidak ada kaitannya dengan persoalan tentang proses merger/ tidak mergernya Akademi, Maka Untuk Itu dirinya juga memohon proses pergantian saya sebagai direktur jangan dijadikan polemik sehinggga pada akhirnya menimbulkan permasalahan yang dapat merugikan para pihak.

Ia mengharapkan, Bagi mahasiswa yang terpenting adalah belajar dan memastikan keberlangsungan Proses Belajar Mengajar (PBM) sesuai aturan, dan jangan terprovokasi dengan hal-hal lain yang tidak menguntungkan.