Baru tiga hari ditunjuk sebagai Plt Direktur RSUD Aceh Tamiang, Drg. Irma Ananda Rangkuti mengundurkan diri dari jabatannya. ‎Pengunduran diri tersebut dilakukan dengan cara melayangkan surat secara resmi kepada Bupati Aceh Tamiang.

Dalam surat bernomor ist/XI/2017 yang dikeluarkan 23 November 2017 perihal pernyataan pengunduran diri, Jumat (24/11). Irma Ananda menjelaskan empat alasan yang melatarbelakangi dirinya mengundurkan diri.

Empat alasan tersebut yakni, pertama kondisi rumah sakit kurang kondusif, kedua tidak mungkin dilakukan audit keuangan resmi oleh instansi terkait sebelum dilakukan serah terima pelaksana tugas direktur terdahulu.

Ketiga, waktu penyelesaian kegiatan yang sangat singkat dan mengingat kegiatan yang berkaitan dengan akreditasi rumah sakit sebagian besar terakomodir dalam APBD-Perubahan yang terbit menjelang akhir tahun, sehingga dikhawatirkan banyak kegiatan yang tidak dapat direalisasikan.

Dan yang terakhir, alasannya karena kegiatan BLUD yang terakomodir dalam APBD murni, sampai saat ini banyak yang belum dilaksanakan.‎

Untuk diketahui, Drg Irma Ananda Rangkuti ditunjuk oleh Bupati Aceh Tamiang menggantikan bekas Direktur RSUD Ibnu Azis yang sebelumnya juga telah mengundurkan diri pada 16 November 2017 lalu.

Irma Ananda ditunjuk sebagai Plt Direktur RSUD Aceh Tamiang dalam surat perintah Bupati Nomor BKPSDM.800/3375/2017 tanggal 20 November 2017 lalu.‎

Sebelum ditunjuk sebaga Plt. Direktur, Irma Ananda menjabat sebagai Kabid Pelayanan Medis pada RSUD Aceh Tamiang. (ajnn)