Lhokseumawe – Wakil Wali Kota Lhokseumawe Yusuf Muhammad memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Guru dan Hari Ulang Tahun PGRI ke-72 di Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, Sabtu (25/11/2017).

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, yang mengatakan para guru harus bangga akan profesinya. Sebab Guru memiliki peran yang sangat mulia dan sangat strategis.

“Ditangan para guru, pamong dan tenaga kependidikan, masa depan bangsa kita menjadi taruhan. Melalui anak-anak peserta didik di sekolah, di sanggar-sanggar belajar, kita akan menentukan masa depan bangsa. Kita bisa berdiri tegak saat ini juga karena pernah ditempa oleh para guru,” terang Yusuf Muhammad.

Sambungnya, pemerintah selama ini telah mengupayakan banyak hal, agar para guru semakin profesional. Namun upaya itu juga akan sia-sia belaka tanpa keinginan keras dari pihak guru itu sendiri.

Dalam kesempatan tersebut, Yusuf Muhammad menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru di Lhokseumawe atas dedikasi dan pengabdiannya kepada daerah, bangsa, dan negara dalam mencerdaskan anak-anak bangsa.

“Saya sampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian ibu dan bapak guru-guru. Atas kerja keras dan segala upaya untuk mencerdaskan anak-anak kita. Saya berdiri di sini juga berkat jasa-jasa dari guru-guru saya terdahulu,” Ungkap Yusuf Muhammad, Sabtu (25/11).

Yusuf Muhammad juga mengharapkan agar guru-guru selalu menjadi suri tauladan kepada seluruh siswa dan seluruh masyarakat.

Usai upacara memperingati Hari Guru, dilanjutkan penyerahan penghargaan kepada sekitar 20 kepala sekolah dan guru berprestasi. Kemudian penyerahan bingkisan kepada sekitar 20 guru yang sudah pensiun.