Banda Aceh – Warga Emperom, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh menggrebek waria yang kedapatan dalam kamar di salon milik seorang waria. Diduga mereka ingin melakukan hal-hal yang melanggar syariat.

Masing-masing berinisial N dan M . Kepala Bidang Penindakan Syariat Islam Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Banda Aceh membenarkan penangkapan kedua pria itu.

Mereka ditangkap warga pada Senin (12/3) sekitar pukul 19:00 WIB. Kemudian diserahkan ke Satpol PP dan WH Banda Aceh.

Kata Evendi, mereka juga mengakui tengah berduaan dalam kamar. Dari pengakuan mereka, M sebagai pria membayar N sebagai waria dengan harga Rp 100 Ribu. Salon milik N juga sering menyediakan kamar untuk berhubungan sesama jenis.

“Usaha salon milik N kerap digunakan untuk hal hal yang melanggar Syariat Islam. Dalam kasus ini M membayar N Rp 100 ribu, jadi yang laki-laki ini yang datang ketempat waria itu” jelasnya.

Saat ini keduanya tengah diperiksa di Kantor Satpol PP dan WH setempat. Untuk menggali data dari saksi-saksi saat melakukan penggrebekan.

Untuk kasus ini, keduanya terancam dijerat dengan hukum Jinayat pasal 26 ayat 1 tentang perbuatan Khalwat dengan ancaman 100 kali cambuk.

“Ini masih dugaan, belum kita simpulkan. Masih dalam pemeriksaan,” sebutnya.