Aceh Utara – Dedi Saputra (36) warga Gampong Panton Rayeuk II Kecamatan, Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara menemukan benda diduga bom bekas peninggalan konflik Aceh di salah satu kebun warga kecamatan setempat.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Kuta Makmur AKP Pitriadi mengatakan, kronologisnya bermula warga tersebut hendak memotong bambu sekitar empat hari lalu, kemudian dirinya melihat sebuah benda yang mencurikan dan diduga benda tersebut merupakan sebuah bom.

“Karena merasa khawatir, kemarin (Selasa) warga itu melaporkan ke Babinsa Koramil dan Polsek. Lalu kita mendatangi lokasi untuk mengamankan sebelum tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Aceh Dentasimen B Jeulikat tiba,” katanya, Rabu (14/3).

Sementara itu, Kepala Dentasemen (Kaden) B Jeulikat, AKBP Ahmad Yani melalui Aiptu Asep Mulyadi kepada AJNN, mengatakan, setelah menerima informasi tersebut, pihaknya mendatangi lokasi untuk mengevakuasi benda diduga bom tersebut sekitar pukul 18.45 WIB.

“Benda itu berbentuk pipa semen dengan panjang 30 sentimeter, berat 30 kilogram dan memiliki diameter 20 sentimeter. Saat ini benda tersebut sudah kita amankan di Mako Brimob guna untuk memastikan benda itu bom atau bukan,”imbuhnya.

 

@ajnn